Tampilkan postingan dengan label Profil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Profil. Tampilkan semua postingan
Minggu, 07 Desember 2014

Kampung Wisata Lingkungan di Tangkilan

PENYULUHAN KAMPUNG WISATA LINGKUNGAN

Kampung wisata lingkungan merupakan sebuah kawasan pedesaan yang memiliki beberapa karakteristik lingkungan seperti keindahan alam yang patut dibanggakan. Dan lingkungan yang masih asli dan terjaga merupakan salah satu aspek penting yang dibutuhkan dalam pembentukan kampung wisata lingkunagn tersebut. Kampong wisata merupakan salah satu bentuk pembangunan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran perekonomian masyarakat setempat dengan cara memanfaatkan segala potensi sumber daya yang berupa sumber daya alam dan buatan yang dapat dijadikan daya tarik wisata, seperti keadaan alam, flora, fauna, hasil karya manusia, budaya kehidupan asli. Menurut priasukmana (2001), pembangunan desa wisata bertujuan untuk :

a. Mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pembangunan pariwisata dengan menyediakan obyek wisata alternatif.

b. Menggali potensi desa untuk wisata pembangunan masyarakat sekitar.

c. Memperluas lapangan kerja dan lapangan usaha bagi penduduk desa, sehingga bias meningkatkan kesejahteraan dan kualitashidup masyarakat desa.

d. Mendorong masyarakat kota yang relatif memiliki tingkat perekonomian yang mapan agar dapat berkunjung ke desa untuk berwisata.

e. Menumbuhkan rasa bangga bagi masyarakat desa untuk tetap tinggal di desanya serta mengurangi tingkat urbanisasi.

Dalam proses perencanaan pembentukan desa wisata lingkungan tidak dapat dipisahkan dari partisipasi dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu caranya adalah masyarakat harus memiliki sikap, perilaku melindungi, memelihara dan memanfaatkan kepemilikan seni budaya, lingkungan, nilai – nilai tradisi yang dapat mendorong kelestarian promosi desa itu sendiri. Partisipasi harus bisa mengubah masyarakat dari hanya obyek menjasi subyek pembangunan dan karenanya harus menguntungkan mensejahterakan masyarakat.

PENGOLAHAN TANAMAN TOGA MENJADI BARANG EKONOMIS SEPERTI PEMBUATAN JAMU INSTAN

Tanaman obat keluarga (TOGA) Merupakan tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Budadaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah dibidang obat – obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.

Kunyit sebagai salah satu bahan rempah, sudah digunakan sejak lama oleh masyarakat untuk menyembuhkan sejumlah penyakit juga sudah mulai digunakan sejak dulu. Kunyit memiliki kandungan kimia yang berguna untuk kesehatan tubuh, antara lain : Kurkumin, minyak asitri.

Dalam bidang pengobatan tradisional, kunyit banyak digunakan sebagai bahan ramuan jamu, dan hasiat kunyit ini telah terbukti secara ilmiah sebagai agen anti diabetes, anti inflamasi (anti radang), anti oksidan, anti mikroba, anti kanker, anti tumor dan penurun kadar kolesterol. Selain dapat memberikan manfaat, ternyata kunyit juga bisa menimbukkan efek samping pada tubuh, antara lain :

· Menyebabkan gangguan pada lambung.

· Bisa menimbulkan rangsangan pada rahim, sehingga wanita hamil dan ibu menyusui sebisa mungkin mengurangi konsumsi kunyit.

· Bagi anda yang sedang menjalakan kemoterapi, sebaiknya tidak mengkonsumsi kunyit karena bisa menurunkan efek kemoterapi.

Kamis, 04 Desember 2014

Profil Padukuhan Tangkilan

Letak Geografis
Padukuhan Tangkilan terletak di sebelah barat-selatan dari wilayah Desa Sidoarum dengan batas-batas :
· Utara     : Padukuhan Cokrokonteng Desa Sidoarum
· Timur     : Desa Ambarketawang Kecamatan Gamping
· Selatan : Desa Balecatur Kecamatan Gamping
· Barat     : Desa Sidokarto Kecamatan Godean
PETA Wilayah Padukuhan Tangkilan
clip_image002
 
 
clip_image004
  Luas Wilayah Padukuhan Tangkilan adalah 207.364 M2/20,7364 Ha yang terdiri dari :
· Tanah Pekarangan : 112.422m2/11,2422 Ha
· RT.01 / RW.22 : 12.404 Ha
· RT.02 / RW.22 : 18.059 Ha
· RT.03 / RW.22 : 25.984 Ha
· RT.04 / RW.23 : 22.445 Ha
· RT.05 / RW.23 : 23.182 Ha
· RT.06 / RW.23 : 5.511 Ha
· RT.07 / RW.23 : 4.837 Ha
· Tanah Sawah : 94.942 m2/9,4942 Ha.
· Bulak Ploso    : 22.019 Ha
· Bulak Ringin   : 54.786 Ha
· Bulak Sono     : 18.137 Ha
VISI Padukuhan Tangkilan
Memberdayakan keunggulan warga dengan menggali dan mengembangkan segala potensi, kreatifitas dan daya kreasi sumber daya alam dan sumber daya manusia, menuju Tangkilan yang lebih sejahtera, adil dan makmur dengan mengedepankan semangat kekeluargaan dan kegotongroyongan.
Misi Padukuhan Tangkilan
1. Peningkatan Taraf Hidup Keluarga
2. Peningkatan Kwalitas Pendidikan dan Keterampilan Warga
3. Penataan lingkungan yang bersih, indah dan nyaman menuju Padukuhan Tangkilan Sehat dalam upaya pencanangan Tangkilan sebagai kampung Wisata Lingkungan Hidup 2017
4. Penggalian potensi alam dan potensi warga dalam upaya pengembangan kegiatan usaha ekonomi produktif
5. Pelestarian Budaya dan kesenian tradisional
Topografi
· Luas kemiringan lahan rata-rata Datar ( 0-2 % ) = 6,8 Ha
· Ketinggian di atas permukaan air laut ( rata-rata ) 120 m
Keadaan Iklim
· Suhu : 26, 7 0C
· Kelembaban Udara : 65 %
· Curah Hujan : 7,7 mm
· Kecepatan Angin : 5 – 38 Knot
Administrasi Kependudukan
· Wilayah padukuhan Tangkilan dibagi menjadi :
- 2 Rukun Warga ( RW ) yaitu RW.22 dan RW.23
- 7 Rukun Tetangga ( RT ) yaitu :
RT.01-RT.02 dan RT.03 masuk wilayah RW.22
RT.04-RT.05-RT.06 (GPS) dan RT.07 (GIS) masuk wilayah RW.23
· Jumlah Kepala Keluarga ( KK ) : 374 Jiwa, terdiri dari
Laki – Laki  : 314 Jiwa
Perempuan : 60 Jiwa
· Jumlah Penduduk : 1.311 Jiwa
Laki – Laki : 628 Jiwa
Perempuan : 683 Jiwa

Pendidikan
- Belum sekolah
: 118 Jiwa
- Tidak sekolah
: 129 Jiwa
- TK / Play Group
: 39 Jiwa
- SMP
: 157 Jiwa
- SMA
: 353 Jiwa  
- SD
: 334 Jiwa
- D1-2-3
: 47 Jiwa
- S1-S2
: 134 Jiwa


Pekerjaan
- Pensiunan
: 9 Jiwa
- Pelajar
: 257 Jiwa
- Pedagang
: 29 Jiwa
- Mahasiswa
: 33 Jiwa
- Bakul
: 38 Jiwa
- Petani
: 19 Jiwa
- PNS
: 38 Jiwa
- Karyawan Swasta
: 214 Jiwa
- Guru Swasta
: 8 Jiwa
- Wiraswasta
: 91 Jiwa
- Dosen
: 3 Jiwa
- Buruh
: 189 Jiwa
- Purnwirawan
: 1 Jiwa
- Ibu Rumah Tangga
: 181 Jiwa
- Lain-Lain
: 194 Jiwa
Agama

-     Islam
: 1.276 Jiwa
-     Kristen
: 16 Jiwa
-     Katholik
: 16 Jiwa
-     Hindu
: 0 Jiwa
-     Budha
: 3 Jiwa